Kurikulum

Kurikulum

LANDASAN KURIKULUM

1.1 Landasan Filosofi

Pengembangan kurikulum Program Studi Sarjana Teknik Perminyakan berpijak pada landasan filosofis yang holistik, menggabungkan nilai-nilai dari perenialisme dan esensialisme untuk membentuk dasar keilmuan yang kuat dan berkelanjutan. Perenialisme menekankan pentingnya penguasaan prinsip-prinsip dasar ilmu alam dan teknik yang bersifat universal, seperti aritmatika, termodinamika, mekanika fluida, dan dasar ilmu geologi, yang menjadi pondasi dalam memahami fenomena perminyakan. Sementara itu, esensialisme melengkapi pendekatan tersebut dengan menekankan pada penguasaan kompetensi inti dibidang teknik perminyakan, kedisiplinan akademik, serta kemampuan berpikir analitis dan sistematis dalam menghadapi tantangan teknis di bidang eksplorasi dan produksi minyak, gas bumi serta panasbumi.

Falsafah progresivisme diadopsi dalam pelaksanaan kurikulum melalui pendekatan pembelajaran yang berbasis pada pemecahan masalah, studi kasus industri, serta praktik langsung di lapangan dan laboratorium. Mahasiswa didorong untuk aktif mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan dalam menyelesaikan persoalan nyata di sektor energi, dengan mempertimbangkan dinamika sosial, lingkungan, dan ekonomi global. Pengetahuan tidak hanya dipelajari secara teoritis, tetapi dikaji secara aplikatif agar mahasiswa mampu menyelaraskan kemampuan teknis dengan kepekaan terhadap perubahan dan tantangan masa depan, seperti transisi energi dan keberlanjutan lingkungan.

Dalam kerangka rekonstruksionisme, kurikulum Teknik Perminyakan juga dirancang untuk melahirkan lulusan yang sadar akan peran strategisnya dalam membentuk masa depan energi yang adil dan berkelanjutan. Mahasiswa dibina agar memiliki kesadaran kritis terhadap dampak sosial dan ekologis dari industri perminyakan, serta mampu merancang solusi berbasis teknologi dan nilai kemanusiaan. Pengetahuan diposisikan bukan semata untuk mengejar efisiensi dan keuntungan ekonomi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan demikian, kurikulum tidak hanya membekali mahasiswa dengan keahlian teknis, tetapi juga membentuk karakter dan wawasan etis untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat.

1.2 Landasan Sosiologis

Landasan sosiologis kurikulum dalam Program Studi Sarjana Teknik Perminyakan berpijak pada pemahaman bahwa pendidikan tinggi tidak hanya mencetak tenaga ahli teknis, tetapi juga membentuk individu yang mampu memahami dan berinteraksi secara bijaksana dalam kehidupan sosialnya. Kurikulum dirancang dengan mempertimbangkan hubungan timbal balik antara individu, masyarakat, dan kebudayaan. Dalam konteks ini, mahasiswa Teknik Perminyakan tidak hanya 9 DOKUMEN KURIKULUM PRODI dibekali dengan pengetahuan teknis dan ilmiah, tetapi juga diajak untuk memahami bagaimana praktik-praktik industri perminyakan memengaruhi dan dipengaruhi oleh struktur sosial, nilai budaya lokal, serta dinamika masyarakat global.

Kurikulum dikembangkan sebagai perangkat pendidikan yang utuh, mencakup tujuan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, materi kuliah yang kontekstual, serta kegiatan belajar yang mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam problematika sosial dan lingkungan. Lingkungan belajar dirancang agar mendorong kolaborasi, keterbukaan, dan kesadaran lintas budaya, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya relevan dengan bidang keahliannya, tetapi juga dengan perkembangan dirinya sebagai warga sosial. Dengan demikian, mahasiswa dilatih untuk mengembangkan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan empati sosial yang penting dalam interaksi profesional maupun kehidupan bermasyarakat.

Sebagai bagian dari realitas sosial, kurikulum Teknik Perminyakan tidak dapat dilepaskan dari konstruksi sosial yang membentuk dan membingkainya. Kurikulum merupakan hasil dari dialog antara perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat, baik dalam hal energi, lingkungan, maupun keberlanjutan sosial. Oleh karena itu, pembelajaran diarahkan agar mahasiswa tidak hanya menjadi pelaku industri, tetapi juga agen yang sadar akan tanggung jawab sosialnya. Mahasiswa didorong untuk berpikir kritis terhadap peran sektor energi dalam ketimpangan sosial, pengaruhnya terhadap komunitas lokal, serta kontribusinya terhadap pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.

1.3 Landasan Psikologis

Landasan psikologis dalam kurikulum bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa sebagai individu belajar, berkembang, dan termotivasi dalam proses pendidikan. Kurikulum dirancang dengan mempertimbangkan tahapan perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa, sehingga materi dan strategi pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan aktual mereka. Pendekatan ini memungkinkan pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan menyentuh aspek emosi serta minat mahasiswa, sehingga mereka tidak hanya memahami materi, tetapi juga merasakan relevansi dan manfaatnya bagi kehidupan.

Dengan mengacu pada teori-teori psikologi pendidikan, seperti teori konstruktivisme dan motivasi intrinsik, kurikulum diarahkan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu alami mahasiswa dan mendorong mereka menjadi pembelajar aktif. Proses belajar tidak lagi bersifat satu arah, melainkan menekankan partisipasi, eksplorasi, dan refleksi. Mahasiswa diberi ruang untuk bertanya, mencoba, gagal, dan belajar dari pengalaman, sehingga terbentuk sikap mental yang tangguh dan terbuka. Hal ini memperkuat keyakinan diri dan memberi 10 DOKUMEN KURIKULUM PRODI dorongan untuk terus belajar tidak hanya demi nilai akademik, tetapi demi pemenuhan diri secara utuh.

Dalam kerangka ini, kurikulum tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga alat untuk memupuk motivasi belajar sepanjang hayat (lifelong learning). Lingkungan belajar dirancang untuk memberikan tantangan yang bermakna, dukungan sosial, serta pengakuan terhadap usaha dan pencapaian mahasiswa. Dengan demikian, kurikulum menciptakan suasana belajar yang positif, membangun resiliensi, dan memotivasi mahasiswa untuk terus berkembang, baik dalam konteks akademik, profesional, maupun pribadi di sepanjang perjalanan hidup mereka.

1.4 Landasan Historis

Sejak didirikan pada tahun 1981, Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Trisakti telah mengalami berbagai tahapan perkembangan kurikulum yang mencerminkan dinamika ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri energi nasional. Pada awalnya, kurikulum lebih berfokus pada penguasaan ilmu dasar dan teknik eksplorasi serta produksi minyak dan gas bumi secara konvensional. Seiring perkembangan zaman, kurikulum terus diperbarui, termasuk integrasi mata kuliah pendukung seperti manajemen energi, keselamatan kerja, dan lingkungan, sebagai respons terhadap tantangan industri yang semakin kompleks dan global. Prodi ini juga menjadi salah satu pelopor dalam pengembangan SDM perminyakan di Indonesia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan nasionalisme yang kuat.

Kurikulum dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa belajar sesuai dengan zamannya, tanpa melupakan akar sejarah dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh generasi sebelumnya. Nilai-nilai keilmuan, kedisiplinan, dan semangat inovasi yang telah menjadi bagian dari sejarah keemasan industri perminyakan Indonesia—seperti pada masa kejayaan kilang minyak di Cepu atau peran vital Indonesia dalam OPEC di masa lalu—tetap ditanamkan melalui pendekatan pembelajaran yang reflektif dan kontekstual. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menguasai teknologi mutakhir, tetapi juga memiliki kesadaran historis dan budaya yang membentuk karakter dan arah profesionalisme mereka.

Memasuki abad ke-21 dan era Revolusi Industri 4.0, kurikulum Teknik Perminyakan Universitas Trisakti kini terus berkembang menuju integrasi teknologi digital, seperti pemahaman artificial intelligence, data analytics, dan simulasi reservoir berbasis komputasi tinggi dalam proses pembelajaran dan riset. Kurikulum disusun untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan adaptif terhadap disrupsi teknologi dan perubahan iklim global. Selain itu, isu terhadap perubahan iklim global juga mempengaruhi dalam penyusunan kurikulum. Sehingga pemanfaatan energi baru terbarukan (green energy) juga menjadi topik dalam penyajian kurikulum. Dengan landasan historis 11 DOKUMEN KURIKULUM PRODI

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586).
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336).
  3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012, Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi.
  5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013, Tentang Penerapan KKNI Bidang Perguruan Tinggi.
  6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2012 tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya.
  7. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 59 tahun 2018, tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Profesi, Gelar dan Tata Cara Penulisan Gelar di Perguruan Tinggi.
  8. Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 123 Tahun 2019 tentang Magang dan Pengakuan Satuan Kredit Semester Magang Industri untuk Program Sarjana dan Sarjana Terapan.
  9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 10. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
  10. Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 12 Tahun 2021 tentang Instrumen Akreditasi Program Studi pada Pendidikan Akademik dan Vokasi Lingkup Teknik (IAPS-PAV Teknik).
  11. Peraturan Senat Universitas Trisakti Nomor: 003 tahun 2022 tentang Kebijakan Akademik Universitas Trisakti
  12. Keputusan Rektor Universitas Trisakti Nomor: 096/USAKTI/SKR/II/2024 tentang Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Universitas Trisakt

yang kuat dan orientasi masa depan yang jelas, kurikulum ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa agar mampu hidup lebih baik, berperan aktif dalam industri energi berkelanjutan, dan menjadi pemimpin yang mampu membaca serta merespons tanda-tanda zaman secara visioner.

1.5 Landasan Hukum

7 Tahun 2020, Tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran PTN, dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin PTS. 12 DOKUMEN KURIKULUM PRODI

  1. Keputusan Senat Universitas Trisakti No: 021afUSAKTI/SKSflX/2019, tentang Pedoman Trikrama Universitas Trisakti, tanggal 30 September 2019
  2. Keputusan Rektor Universitas Trisakti, SKR No. 046/USAKTI/SKR/II/1998 tentang Trikrama Warga Kampus Universitas Trisakti, tanggal 27 Februari 1998,
  3. Keputusan Rektor Universitas Trisakti Nomor : 044/SKR/Usakti/II/2025 Tentang Pemberlakuan Dokumen Standar Mutu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Trisakti Tahun 2025
  4. Keputusan Rektor Universitas Trisakti Nomor: 3526/USAKTI/SKR/IX/2019 Tentang Pemberlakuan Dokumen Standar Mutu Kerjasama, Kemahasiswaan dan Alumni, Sistem Infomasi Universitas Trisakti Tahun 2019
  5. Peraturan Rektor Universitas Trisakti Nomor: 231/ USAKTI/SKR/IX/2018 Tentang Pemberlakuan Pedoman Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan Universitas Trisakti Tahun 2018
  6. Peraturan Rektor Universitas Trisakti Nomor: 11 Tahun 2020 Tentang Merdeka Belajar
  7. Surat Edaran Wakil Rektor I no:835/AU.00.10/USAKTI/WRI/IX/2023, tentang Mata Kuliah Free Form Dalam Lingkup Universitas Trisakti
  8. Peraturan Rektor Universitas Trisakti Nomor : 625 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pelaksanaan Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum Program Studi dalam Lingkup Universitas Trisakti
  9. Peraturan Rektor Universitas Trisakti Nomor: 23 Tahun 2022 Tentang Tata Kelola Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Universitas Trisakti.
  10. Peraturan Rektor Universitas Trisakti Nomor: 4 Tahun 2025 Tentang Kode Etik dan Nilai Integritas Akademik Mahasiswa Universitas Trisakti
Floatin Button