Sistem Pengajaran

Sistem Pengajaran

Mahasiswa yang tidak melakukan seluruh ketentuan dan proses yang telah ditentukan tidak diperkenankan untuk mengikuti kegiatan akademik pada semester tersebut. Setelah sah menjadi mahasiswa Universitas Trisakti, mahasiswa akan menjalani seluruh proses pembelajaran yang telah ditetapkan oleh program studi dalam berbagai jenis pembelajaran dengan masing-masing ketentuan untuk setiap jenis pengajaran tersebut.

 
Jenis Pembelajaran
Berdasarkan materi, tujuan dan tuntutan kompetensi yang terkandung dalam program pembelajaran, dibedakan   atas :Pembelajaran yang bersifat teori, yaitu suatu program pembelajaran yang mengkaji (dengan memberikan) teori-teori ilmu pengetahuan tertentu dengan tujuan membina (memberi dan menambah) kemampuan akademik mahasiswa.Penyampaiannya dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti pemberian kuliah, ceramah, diskusi kelompok, seminar, penugasan dan cara-cara lain yang dianggap perlu.Pemberian kuliah dilakukan oleh seorang Dosen yang membahas materi mata kuliah sesuai dengan silabus dan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) yang telah ditentukan.Penyampaian materi matakuliah dapat dilakukan dalam dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.Pembelajaran yang bersifat praktek ialah  suatu program pembelajaran simulatif yang melatih mahasiswa untuk membuat rencana dan rancangan atau melakukan eksperimen atau percobaan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu. Program ini berisikan praktikum di Laboratorium atau di tempat praktek lainnya. Praktikum diberikan oleh Dosen dan / atau Asisten Dosen dan dapat dibantu oleh Mahasiswa  Asisten Dosen.Pembelajaran yang bersifat Kerja Lapangan ialah suatu program pembelajaran yang memberi pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam bidang studinya di luar kampus untuk memperoleh pengetahuan dan kemampuan profesional yang dituntut oleh program studi yang dipilihnya.Pembelajaran yang bersifat Kuliah Usaha Mandiri llmu Teknologi Terapan (KUM-ITT) adalah suatu program pembelajaran yang memberi pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk memperoleh kemampuan memecahkan masalah di lingkungan masyarakat dengan pendekatan multi / inter disiplin. Kegiatannya meliputi kuliah pembekalan di ruang kuliah dan kerja lapangan.Pembelajaran yang bersifat Asistensi / Tutorial / Responsi adalah kegiatan yang menunjang atau melengkapi perkuliahan. Tugas ini membantu mahasiswa dalam kegiatan terstruktur, atau dalam melakukan eksperimen / percobaan di laboratorium atau di tempat praktek lainnya.Pemberian asistensi/tutorial ini dilakukan oleh Dosen Mata Kuliah yang bersangkutan dan/atau oleh seorang Asisten Dosen, serta dapat pula dilakukan oleh Mahasiswa Asisten Dosen yang ditugaskan untuk hal tersebut.Bimbingan tugas akhir/skripsi.Dalam rangka memenuhi salah satu syarat penyelesaian Pendidikan Program Sarjana (S1), mahasiswa dibimbing untuk dapat menghasilkan suatu karya ilmiah / rancangan, antara lain berupa penulisan skripsi atau tugas akhir.
 Matakuliah KompetensiMatakuliah Kompetensi adalah matakuliah yang memiliki nilai signifikan terhadap tuntutan kompetensi. Jumlah matakuliah tersebut adalah 6 – 10mata kuliah. Jenis dan penyebarannya pada semester tertentu ditetapkan oleh Program Studi masing-masing.
PROGRAM STUDI 
Teknik PerminyakanTeknik GeologiTeknik Pertambangan
1. Teknik Reservoir
2. Teknik Pemboran
3. Teknik Produksi
4. Teknik Eksploitasi Gas Bumi
5. Peningkatan Perolehan Minyak
6. Penilaian Formasi
7. Pengelolaan Lapangan
1. Mineralogi
2. Petrologi
3. Sedimentologi
4. Paleontologi
5. Prinsip Stratigrafi
6. Geomorfologi
7. Geologi Struktur
1. Teknik Eksplorasi Mineral
     dan Batubara
2. Mekanika Batuan
3. Perencanaan Tambang
4. Pemindahan Tanah Mekanis
5. Tambang Terbuka
6. Teknik Peledakan
7. Pengolahan Bahan Galian
8. Ekonomi Bahan Galian
9. Batubara

Pengembangan Materi pembelajaranAgar program pendidikan pembelajaran dapat berhasil baik, program pembelajaran baik yang bersifat perkuliahan maupun praktek perlu dilengkapi dengan modul, paket belajar dan audio visual yang dapat dipergunakan oleh mahasiswa, asisten dan  dosen dalam proses belajar mengajar.Di samping itu, perlu dilakukan perbaikan yang terus menerus (kontinyu) terhadap materi pembelajaran, sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi serta tuntutan zaman.